Kim Sowol: Coretan Google mengenai penyair bahasa Korea pada hari ulang tahunnya yang ke-118

Kim Sowol: Coretan Google mengenai penyair bahasa Korea pada hari ulang tahunnya yang ke-118

Kim Sowol kemudian menyusun lebih dari 150 karya sastera dan pada tahun 1925 menerbitkan koleksi puisinya sendiri, yang juga diberi nama 'The Azaleas.' Kredit Gambar: Coretan Google


Selamat Hari Lahir Kim Sowol !!!

Google hari ini meraikan 118ikahari jadi Kim Sowol dengan coretan yang indah. Kim Sowol adalah penyair berbahasa Korea yang terkenal dengan sumbangannya dalam puisi moden awal.



Kim Sowol dilahirkan sebagai Kim Jeong-sik pada 7 September 1902 di Wilayah Pyongan Utara Korea sekarang. Tidak lama selepas dia dilahirkan bapanya menjadi tidak siuman. Fakta ini pasti mempengaruhi kehidupan awal penyair dan akhirnya menyebabkan kematian pramatang sendiri. Kakeknya mengajarnya bahasa Cina klasik dan memasukkannya ke Sekolah Menengah Osan yang terkenal (juga alma mater Baek Seok dan Kim Eok) pada usia lima belas.

Pada tahun 1920, Kim Sowol menerbitkan puisi pertamanya di sebuah majalah sastera, setelah itu dia mengambil nama pena Sowol, yang diterjemahkan menjadi 'White Moon.' Semasa masih seorang pelajar sekolah menengah pada tahun 1922, Sowol menerbitkan karya terkenalnya 'The Azaleas.' Puisi melankolis cinta dan kehilangan ini mengilhami bunga Azalea yang penuh warna yang melingkari potretnya dalam karya seni Doodle hari ini.


Kim Sowol kemudian menyusun lebih dari 150 karya sastera dan pada tahun 1925 menerbitkan koleksi puisinya sendiri, juga diberi nama 'The Azaleas.' Komposisi sepenuh hati Sowol mengukuhkan warisannya sebagai salah satu penyair Korea yang paling berharga, dan hingga hari ini banyak orang Korea dapat membacakan puisi-puisinya dengan hati. Hadiah Puisi Sowol tahunan, yang ditubuhkan pada tahun 1987 untuk penghormatan Kim Sowol, dianggap sebagai salah satu anugerah paling berprestij dalam puisi Korea.

Kim Sowol menulis sebahagian besar puisi yang terdapat dalam The Azaleas (1925), satu-satunya koleksi puisi yang diterbitkan sepanjang hayatnya, ketika dia masih remaja. Setelah lulus dari Sekolah Tinggi Paejae, dia mengajar sebentar di bandar asalnya dan kemudian pergi ke Jepun untuk belajar di sebuah kolej perdagangan. Semasa di sana, dia menerbitkan beberapa puisi di Kaebyok dan jurnal sastera lain. Puisi olehnya terus muncul setelah kembali dalam jurnal seperti Yongdae hingga kematiannya yang mendadak.


Kim Sowol meninggal dunia pada 24 Disember 1934 pada usia 32. Google hari ini mendedikasikan coretan yang memukau kepadanya pada usia 118 tahunikahari jadi.

Baca juga: Aya Kōda: Coretan Google mengenai novelis Jepun, penulis esei pada ulang tahunnya yang ke-116